Diminta Jual WhatsApp dan Instagram ini Kata Facebook

Diminta Jual WhatsApp dan Instagram ini Kata Facebook

Diposting pada

Facebook di anggap sebagai perusahaan teknologi yang besar dengan kepemilikan Whats App dan Instagram, dari dua layanan online populer. Banyak juga pihak yang menyarankan agar Facebook dipecah, bahkan di minta menjual WhatsApp atau Instagram. Diminta Jual WhatsAPP dan Instagram ini Kata Mark Zuckeberg sebagai pendiri Facebook.

Senator Josh Hawley mengaku telah bertemu dengan sang pendiri Facebook. Ia juga langsung mengutarakan permintaan agar Facebook menjual saja Instagram dan WhatsApp. Bisa langsung di tebak juga Mark langsung menolaknya.

“Baru aja melangsungkan meeting dengan CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Kami berdiskusi jujur. Saya menantangnya untuk melakukan dua hal untuk menunjukan Facebook serius  tentang bias, privasi dan kompetisi.” Sebutnya di Twitter.

“Pertama, jual WhatsApp dan Instagram Kedua, mendaftar ke pihak ketiga yang independen untuk audit. Dia berkata tidak pada keduanya,” tambah senator Josh. Ia memang salah satu anggota parlemen yang gencar mengkritik Facebook dan Mark Zuckeberg.

Tentu bukan soal mudah bagi Facebook melepas Instagram dan WhatsApp keduanya adalkah andalan baru dalam bisnis. Facebook dengan pengguna begitu banyak di seluruh dunia.

Diminta Jual WhatsApp dan Instagram

Beberapa waktu lalu silam, Mark menyebut tindakan memcah atau menjual anak perusahaannya malah menyulitkan menyaring konten berbahaya seperti ujaran kebencian atau hoax.

“Saya merasa bahwa solusi untuk memecah perusahaan tidak akan menyelesaikan masalahnya itu juga. Saya rasa itu akan membuat nya jauhu lebih sulit,” Kata Mark.

Mark tidak menjelaskan lebih lanjut mengapa usulan ini tidak akan membantu Facebook menyelesaikan masalahnya.Tapi beberapa waktu yang lalu juru bicara Facebook mengatakan hjika WhatsApp dan Instagram berada di bawah Facebook akan memudahkan mereka untuk memoderasi konten.

Hal ini dikarenakan ketika Facebook menghapus konten berbahaya di platformnya. Dan mereka juga bisa menggunakan kecerdasan buatan untuk mencari konten serupa jika muncul di WhatsApp dan Instagram.

Mark juga mengatakan hukum anti-kompetisi tidak berlaku untuk perusahaannya karena Facebook memiliki banyak kompetisi di industri seperti SnapChat, Twitter dan TikTok.

“Rata-rata orang di sini saya pikir menggunakan tujuh atau delapan layanan untuk berkomunikasi daalam konteks yang berbeda.” kata Mark.

“Jadi saya pikir tidak perlu dikatakan bahwa kita hidup di lingkungan yang sangat kompetetif dan dinamis di mana layanan-layanan ini terus  bermunculan.” pungkasnya,

Sumber : DaftarVIP

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *