TRADISI SUMPAH POCONG

Tradisi Sumpah Pocong di Tanah Air Indonesia

Diposting pada

VipPelangi – Sumpah pocong akbrab diketahui sebagai tradisi masyarakat di perdesaan. Sumpah pocong merupakan sumpah yang dilakukan oleh seseorang dengan kondisinya terbalut kain kafan layaknya pocong atau orang yang meninggal dunia. Banyak cara praktek yang dilakukan oleh berbagai kalangan orang, seperti orang yang melakukan sumpah pocong hanya dikenakan kain kafan di kepalanya dengan posisi duduk.

Ada dua macam jenis sumpah yang beredar yakni sumpah suppletoir dan sumpah decisoir. Yang dimaksud dengan sumpah suppletoir atau sumpah tambahan adalah sumpah yang dilakukan apabila seorang pelaku tidak dapat meyakinkan kebenaran fakta kepada publik/hakim meskipun sudah ada bukti permulaan, maka harus diperlukan tambahan sumpah. Tanpa adanya bukti sama sekali, maka hakim akan memberikan sumpah decisoir. Kata decisoir yang hampir mirip dengan kata decision dalam Bahasa Inggris yang artinya bersifat tuntas dan menyelesaikan masalah. Dengan sumpah decisoir, keputusan hakim semata-mata akan bergantung pada bunyi sumpah yang akan diucapkan oleh si pelaku dan keberanian si pengucap sumpah. Untuk memperoleh kebenaran yang hakiki, maka sumpah itu sering dikaitkan dengan yang namanya sumpah pocong. Di samping itu, tradisi sumpah pocong ini dilakukan untuk memberikan dorongan psikologis kepada si pengucap sumpah agar tidak berbohong atau berdusta.

TRADISI SUMPAH POCONG

Tradisi sumpah pocong kebanyakan dilakukan oleh orang-orang pemeluk agama Islam di Indonesia dan dilengkapi dengan saksi serta dilakukan di mesjid. Sebenarnya, tidak ada tradisi sumpah pocong di dalam agama Islam. Tetapi tradisi ini merupakan tradisi lokal yang kental akan norma-norma adat yang ada di sekitar. Sumpah ini dilakukan untuk membuktikan tuduhan atau kasus yang sama sedikit atau sama sekali tidak memiliki bukti yang kuat.

Sumpah pocong ini dikenal dengan sumpah mimpar dalam sistem pengadilan Indonesia, dimana sumpah ini merupakan salah satu pembuktian yang dilakukan oleh pengadilan untuk memeriksa perkara perdata. Sumpah ini lahir karena adanya perselisihan antara seorang penggugat dengan yang tergugat, biasanya banyak dilakukan dalam kasus perebutan harta warisan, dan utang-piutang.

Semoga menambah wawasan para tamu VIP disini. Jangan lupa juga untuk mengunjungi situs poker online dengan visi pelayanan terbaik kepada semua pengunjung dan pemain di VipPelangi.

BACA JUGA: TIPS JITU BERMAIN POKER ONLINE (MENINGKATKAN KEMENANGAN 80%)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *